A. Iklim
·
Iklim Kontinen
Iklim Kontinen
cenderung memiliki karateristik suhu yang jauh lebih sejuk. Perbedaan musim dingin dan panas tergolong
ekstrim. Iklim ini biasa membuat musim dingin menjadi lebih dingin dan lebih
lama. Biasanya iklim ini mendominasi wilayah Eropa, meliputi Ukraina Utara,
Belarus Timur, Rusia, sebagian besar Finlandia, dan Swedia Utara.
·
Iklim Subarktik
Iklim Subartik
terjadi karena adanya pengaruh dari Kutub Utara. Biasanya Iklim ini ditandain
dengan musim dingin yang panjang dan musim panas yang singkat. Iklim ini bisa
kita temuin di wilayah Eropa Utara, Eropa Timur, Pegunungan Alpen, serta
beberapa dataran tinggi lainnya.
·
Iklim Maritim
Iklim Maritim
terjadi karena pantai Samudra Atlantik sering membawa aliiran udara tropis yang
hangat dan lembab ke daerah yang lebih tinggi. Hal ini mengakibatkan curah
hujan yang cukup tinggi dan musim panas yang lumayan sejuk. Biasa kita dapat
menemukan iklim ini di kawasan Svalbard, Norwegia, Inggris, Irlandia, Prancis Barat,
Islandia, dan Jerman Utara.
·
Iklim Mediterania
Iklim Mediterania biasa ditandai dengan musim dingin yang sejuk dan basah, serta musim panas yang relatif kering. Iklim ini biasanya terjadi di daerah pesisir Eropa Selatan hingga ke kawasan peda
B. Pegunungan
Pegunungan di Eropa berada di bagian semenanjung semenanjungnya yang dibedakan atas pegunungan tua di kawasan Utara dan pegunungan lipatan muda di kawasan Selatan. Adapun pegunungan di Eropa, yaitu :
1.
Gugusan
pegunungan tua di Norwegia yang membentang dari Utara ke Selatan dengan
memegang rekor puncak tertinggi Gunung
Galdhopiggen (2.470 m)
2.
Pegunungan Alpen
yang berada di kawasan mediterina dengan punca tertinggi di Mount Blanc (4.808
m)
3.
Pegunungan
Kaukasus di puncak Selatan dengan puncak tertinggi di gunung Elbrus (5.633 m)
4.
Yang terakhir
ada Pegunungan Ural di sebelah Timur yang merupakan batas alam antara Benua
Eropa dengan Benua Asia. Gunung-gunung di wilayah Benua Eropa pada umumnya
merupakan gunung yang masih aktif, tapi tidak terlalu tinggi, dan puncaknya
diselimuti dengan salju.
Taukah kalian bahwa benua Eropa memiliki dataran tinggi utama, yaitu dataran tinggi Hardangervidda. Tidak hanya itu, Hardangervidda juga merupakan dataran tinggi paling besar di benua Eropa. Dataran tinggi Hardangervidda berada di Selatan Norwegia dan mencakup area seluas 1.321 mil persegi. Hardangervidda membentang ke 3 wilayah besar di Norwegia, yaitu Telemark, Buskerud, dan Hordaland.
Dataran tinggi Hardangervidda memiliki ketinggian rata rata 3.500 kaki dengan puncaknya, yaitu Sandfloegga yang memiliki ketinggian 5.646 kaki. Dengan ketinggian yang cukup tinggi, Hardangervidda terpengaruh oleh iklim di pegunungan Alpen. Salah satu gletser terbesar di Norwegia, yaitu Hardangerjokulen dapat dilihat dari Hardangervidda. Dataran tinggi Hardangervidda sangat menarik bukan??
D. Dataran Rendah
Sekitar dua pertiga wilayah di Eropa merupakan dataran rendah. Dataran rendah di Eropa membentang dari barat ke timur dan dikelilingi oleh pegunungan Ural, Danau Laut Kaspia, Pegunungan Kaukasus, Laut hitam, Pegunungan Alpen dan kawasan Skandinavia Timur.
Dataran rendah di Eropa terletak dari Lembah Garone di Prancis hingga Pegunungan Ural di Asia Timur. Selain itu ada beberapa Negara yang berada di dataran rendah benua Eropa, yaitu Prancis, Belanda, Luksemburg, Belgia, Jerman, Polandia dan Rusia.
Kalian pasti kepo kan sama sungai sungai yang ada di benua Eropa? Kalau begitu, Ayo kita cari tau tentang sungai sungai di benua Eropa!
Sungai Volga merupakan sungai terpanjang dan sangat terkenal di benua Eropa. Sungai ini memiliki panjang aliran sekitar 3.692 km. Secara administratif, sungai ini termasuk dalam wilayah Rusia dan sering dijuluki sebagai sungai nasional Rusia.
Ada beberapa kota besar yang dilewati Sungai Volga, seperi Moskow, Volgograd, Kazan, Saratov, Nizhny Novgorod, dan Astrakhan. Sumber air Sungai Volga berasal dari dataran tinggi di sebelah barat laut Rusia dan bermuara di Laut Kaspia.
2. Sungai Danube
Sungai Danube menempati posisi ke-2 sebagai sungai terpanjang di Eropa. Sungai ini memiliki aliran sepanjang 2.850 km dan bersumber dari Jerman, tepatnya di Hutan Hitam. Aliran sungainya berakhir di Laut Hitam, di bagian Romania.
Sungai Danube melewati 10 negara di Eropa, yaitu Jerman, Hungaria, Austria, Slowakia, Serbia, Kroasia, Ukraina, Bulgaria, Moldavia, dan Romania. Karena ukuran Sungai Danube yang lebar membuatnya menjadi jalur transportasi antar negara .
3. Sungai Ural
Sungai Ural merupakan
salah satu sungai yang melewati dua benua, yaitu Eropa dan Asia. Sungai Ural
memiliki aliran sepanjang 2.428 km melintasi Rusia dan Kazakhstan. Sungai Ural
memiliki aliran yang sumbernya berasal dari Pegunungan Ural dan bermuara di
Laut Kaspia atau Laut Mazandaran.
F. Danau
Benua Eropa memiliki beberapa danau yang termasuk danau terluas di dunia. Keren sekali bukan? Kalau begitu aku bakal nunjukkin 3 danau terluas di benua Eropa!
1. Danau Ladoga
Danau Ladoga
merupakan danau terluas di Eropa. Danau yang memiliki luas sebesar 17.700 km2
juga menjadi danau air tawar terluas di dunia dengan urutan ke-15. Danau ini
terletak di Rusia dan Finlandia, tepatnya diantara Oblast Leningrad dan
Republik Karelia. Di tengah tengah danau ini terdapat sekitar 660 pulau. Pulau
pulau ini dikenal dengan Kepulauan Valaam, Kilpola dan Konevets yang terletak
di bagian barat laut.
2.
Danau Onega
Danau Onega
merupakan danau kedua terluas di benua Eropa. Danau ini memiliki luas sebesar 9.700 km2 dan memiliki kedalaman
rata rata 30 meter. Danau ini terletak di wilayah Republik Karelia, Leningrad
Oblast dan Vologda Oblast dan dialiri oleh 50 sungai dan diantaranya ada Sungai Shuya, Sungai
Suna, Sungai Vodla, Sungai Vytegra dan Sungai Andoma. Ditengah Danau Onega
terdapat lebih dari 1000 pulau, salah satunya ada Pulau Kizhi yang menjadi
sebuah tempat bersejarah berupa gereja gereja tua.
3. Danau Vanern
Danau Vanern, danau ketiga terluas di benua Eropa ini terletak
di Swedia, tepatnya di Provinsi Vastergotland, Dalsland, dan Varmland. Danau
ini memiliki luas sebesar 5.650 km2. Selain itu, Danau Vanern memiliki volume
air sekitar 153 km3 dengan sumber air yang berasal dari Sungai Klaraven.
G. Tempat Unik/Wisata
1. Keindahan langit Tromsø, Norwegia
Kalian tau ngga
kenapa tempat ini disebut “Keindahan langit Tromsø”? Tempat ini disebut “Keindahan langit Tromsø” karena seringkali
dipercantik oleh aurora borelis. Warna dari aurora ini sangat bervariasi,
tergantung dari jenis partikel gas yang bertabrakan. Kota Norwegia merupakan
salah satu spot terbaik untuk melihat dan menikmati aurora borelis di Eropa.
2. Sungai Rio Tinto
Sungai ini
berada di kota Minas de Riotinto, Spanyol. Sungai ini dikenal dengan nuansa
merah dan oranye berkarat. Tetapi kamu juga bisa melihat nuansa biru ungu
disini. Meskipun sangat indah, tempat ini bukanlah objek wisata dikarenakan
sungai ini dipenuhi logam berat dan sangat asam. Meski demikian tempat ini
seringkali menjadi spot favorit fotografer dari berbagai belahan dunia.
3. Keindahan Warna Warni Bunga Tulip
Tempat ini
berlokasi di Belanda. Tidak kaget sih, karena Belanda memang terkenal dengan
keindahan warna warni bunga tulip. Bunga tulip ini biasa mekar pada saat bulan
April dan awal Mei. Tidak hanya tulip, di Belanda juga ada banyak bunga bunga
indah lainnya, seperti bunga bakung dan eceng gondok, seperti di Noordoostpolder,
Provinsi Flevoland, Belanda.









Comments
Post a Comment